HPku…penelitianku…..dicopet !!!
17 Februari 2010, tepatnya saat hari jadi kota Solo tercinta kemaren. hari yg seharusnya untuk bersenang-senang malah jadi hari sedih untukku. hari jumat pagi, saat itu tak ada rencana untuk keluar dari kamar. karena ga ada kerjaan..kecuali malam (kuliah). pagi itu orang yang selalu tidur di sampingku (@nden), pagi-pagi betul sudah mandi dan sudah bersiap keluar. saat ku tanya kemana…dia mengingatkan kalau hari itu hari jadi kota Solo, dan dia akan ke Ngarsopuro, ada festival Jenang.
setelah beberapa saat kupikirkan mendingan ikutan saja daripada diam saja di kamar. segera ku mandi dan bersiap, berangkat bonceng. jalan sangat ramai dan macet, akhirnya kita putuskan ngambil jalan kampung. dan sampai di lokasi.
Di ngarsopuro kita berempat jalan-jalan ga jelas, mencari lokasi yang tepat untuk mendapatkan jenang gratis. menanti sampai jam 09.30 setelah Jokowi (wali kota Solo) sudah datang, jenang pun mulai dibagikan. saat itu posisiku dekat dengan salah satu stand jenang, tanpa milih-milih akhirnya kuputuskan untuk mencicipi jenang itu, kerumunan semakin banyak, posisiku semakin terdesak dan berada ditengah-tengah dengan 2 orang teman tepat dibelakangku. aku yang sedang membawa tas berisi buku, HP, dompet dan peralatan kecil lainnya, mencoba mendapatkan jenang dan mengamankan tas dengan posisi tas didepan, keluar dari kerumunan aku baru sadar posisi resleting tasku terbuka. kaget pastinya, segera ku buka dan kulihat isi tasku….. dan HP ku….. ga ada. saat itu juga salah satu temanku menghubungi nomorku, masih aktif tapi beberapa saat kemudian sudah ga aktif lagi, dapat dipastikan posisi HP ku sudah ada di tangan orang. sedih pastinya…..itu HP kedua yg kubeli dengan uang ku sendiri dan HP kedua yang hilang.
- HP pertama beli dengan hasil ngumpulin uang saku dari ortu (masa SMK) dan sedikit tambahan dari sekolah karena lulus dengan hasil yang masuk kategori tertinggi… hilang karena jatuh dari saku rok waktu bonceng temen.
- HP kedua beli dengan uang sendiri, bukan uang hasil ngumpulin uang saku dari ortu, tapi dari hasil penelitianku. Masa masih kuliah mengikuti salah satu Program Kreativitas Mahasiswa yang diadakan DIKTI dan lolos proposal, dana turun
(tapi sayang ga lulus sampai PIMNAS)dan sisa dari dana itulah yang ku belikan HP, yang akhirnya jadi milik orang lain itu.
meski bukan HP yang high class atau ga termasuk HP pintar.. tapi asal usul dari HP itulah yang membuat HP itu begitu berharga bagiku….



