Tegukan kopi

Perjalananku diawali dengan segelas kopi penuh rasa. Teguk demi teguk rasa itu kunikmati, dan memang seharusnya aku nikmati.

tegukan kopi pertama, awal mulai perjalanan rasa, rasa ingin tahu / penasaran berkecamuk dalam dada. rasa dimana aku ingin lebih dan lebih mengenalnya, mengenal rasa selanjutnya. tegukan pertama ini tak pernah ingin kulewatkan nikmatnya, juga tak pernah terfikirkan olehku rasa apalagi yang akan ku rasakan selanjutnya, entah bahagia, entah sedih, entah tangisan, atapun tawa canda.

tegukan kopi kedua, mulai kurasakan manis, terasa seakan teguk demi teguk selanjutnya akan lebih manis lagi. tegukan kali ini kebahagian yang aku rasakan, tegukan penuh senyuman. Kebahagiaan dalam menikmati kehidupan dan semangat yang begitu membara menemaniku dalam perjalanan. tersenyum, tertawa aku dibuatnya. seakan aku dibisikkan cerita-cerita lucu dalam telingaku dan akupun tertawa riang. semangat yang begitu membara dalam melanjutkan kehidupanku, semangat dalam menjalani perjalananku, semangat mengisi kehidupanku dengan kesuksesan-kesuksesanku selanjutnya. Bagaikan melihat kedua orang tuaku tersenyum lebar depanku, melihat apa yang aku dapatkan dan beliau bangga.

Continue reading

awal perjalananku di kotamu Jendral… Soedirman

Mei 2014, bulan dimana saya resmi pindah di kota Perwira, Purbalingga. Kota dimana tanpa ada satu orangpun saudara saya tinggal. Tepatnya di kecamatan Rembang, kecamatan yang letaknya paling Utara di kabupaten Purbalingga. Kecamatan Rembang merupakan kecamatan yang paling ujung, banyak pepohonan rindang, sawah, sedikit perkampungan dan tak ada perumahan.­čśÇ

Pertama kalinya saya meninjakkan kaki di kecamatan ini, adalah di sekolah dimana saya harus mengabdi untuk waktu yang sangat lama, SMK Negeri 1 Rembang, Purbalingga. Saat itu juga perasaanku campur-campur, antara senang dan sedih. Senang karena dengan status ini saya bisa melihat orang tua tersenyum lebar, senang karena saya tidak akan menjumpai hiruk pikuk kota yang sering membuat kepala semakin pusing. Tapi aku juga sedih, dapatkah aku bertahan lama tinggal di daerah dimana antara satu rumah dengan yang lain jauh, daerah dimana mitos-mitos masih dipegang teguh, daerah dimana aku akan kesusahan dalam mendapatkan apa yang aku butuhkan, karena terlalu lama terlena dengan kehidupan yang memberi banyak kemudahan dalam mencari apa yang kubutuhkan.

Continue reading

di dalam bus

tulisan ini dibuat dengan berat hati, karena harus meninggalkan sebuah kota dwngan berjuta kenangan, untuk hidup disebuah kota yang sangat baru buatku. tanpa ada satupun orang yang kukenal sebelumnya.
tulisan ini ditulis di dalam bis patas jurusan jogja – purwokerto, disampingku mereka yang dengan muka bahagia akan liburan di tempat kelahiran. dengan posisi duduk bersila di kursi yang paling belakang pojok kanan dan paling tinggi diantara kursi depannya, diawali alunan musik jogja dari katon. suasana perjalanan yang cerah dengan mentari yang malu-malu tertutup awan.

Continue reading

Penculikan untuk sebuah perjalanan (Kebun teh Kemuning, Candi Cetho, Candi Saraswati, Candi Kethek)

Minggu, 20 November 2013. bertepatan dengan dengan hari Pahlawan, di sekolah tempat saya mengajar mengadakan upacara memperingati hari pahlawan dan pastinya semua guru dan semua murid harus datang mengikuti upacara meskipun kita harus mengorbankan hari liburan kita yang seharusnya dapat dihabiskan dengan bermalas-malasan di rumah atau berkumpul dengan teman-teman, keluarga atau siapa pun yang pasti melupakan kepenatan di hari-hari aktif selain hari minggu.

Continue reading

mbolang ke Panti Asuhan

 Kemaren hari Sabtu, tanggal 5 oktober 2013. Secara sengaja saya melakukan perjalanan ke daerah utara kota Solo yaitu Gemolong Sragen. Mencari daerah yang namanya daerah Kedungdowo, Plupuh, Sragen. Saya yang sebelumnya belum mengetahui daerah tersebut memberanikan diri untuk melakukan perjalanan yang terbilang mendadak, karena tanpa saya rencanakan hari itu mendadak ingin pergi ke tempat itu yang rencananya hari minggu saya akan ketempat tersebut.

Continue reading

guru dan amanat

Guru, satu kata yang jika kita menemukan kata ini akan terarah pada satu hal yaitu pendidik, orang yang dipandang lebih bisa/lebih mampu dari kita. Guru, merupakan satu amanah yang mengarah pada suatu jabatan professional dimana jabatan ini membutuhkan kemampuan secara akademik dan juga kemampuan pedagogik.

Continue reading