sharing online lan offline “santai…..

solo

solo (pict by: ardisragen)

S.O.L.O  Sharing online laan offline, (bisa dibilang telat sih…tapi tak apalah). ini merupakan sebuah acara yang diadakan oleh temen-temen bengawan dan bekerja sama dengan XL , pemkot solo dan sponsor-sponsor lainnya. peserta dalam acara ini adalah blogger dari berbagai wilayah di indonesia.

sabtu, 5 juni 2010 jam 02.30 WIB HP ku berbunyi, ada sms masuk dengan pengirim salah satu anggota bengawan yang isinya ajakan untuk berangkat lebih awal ke Graha Soloraya karena ada yang masih harus dipersiapkan dalam acara SOLO pagi itu, dalam hatiku berkata “semoga ga kesiangan?”.
pagi-pagi jam 07.00 WIB diriku bersama 3 bengawanwati meluncur ke Pasar Gedhe, woho…acara di graha soloraya tapi pagi-pagi calon ibu-ibu ini nulai menelusuri salah satu pasar yang lumayan terkenal di seantero kota solo…mencari berbagai makanan khas pasar (jajanan pasar) yang masih anget-anget nya, untuk beberapa tamu undangan dalam acara SOLO ini. ada satu tempat dimana kita menemukan jajanan pasar yang lumayan lengkap, ternyata jajanan pasar sangat beragam dan tak kalah dengan makanan modern yang dijual di toko-toko makanan (sayang tak terfikirkan untuk mendokumentasikan moment ini,moment dimana calon ibu-ibu bengawan ini berbelanja di pasar bersama).
hari pertama S.O.L.O diawali dengan acara didalam ruang (di graha Solo raya), bapak Joko Widodo pun hadir. satu demi satu, komunitas-komunitas blogger dari berbagai daerah hadir, acara demi acara berlangsung, dari pagi sampai sore hari. dan malam harinya sharing pengalaman dari blogger-blogger plus pembagian kaos SOLO.
hari kedua,acara dihabiskan di luar ruangan. peserta pun dibagi 2 kelompok, 1 kelompok menyusuri sungai bengawan, yang kedua jalan-jalan ke kampoeng batik laweyan. dengan ditemani pemandu yang mengerti tentang sejarang kampung batik ini,peserta diantar ke tempat-tempat yang memiliki sejarang walau hanya sebagian kecil. salah satunya (tempat yang seumur-umur tinggal di solo baru tahu itu), sebuah rumah yang memiliki banker, tempat persembunyian bawah tanah. rumahnya sangat sederhana dan di ruang tengah dari rumah itu, lantainya ternyata berlubang, ada tangga untuk turun kebawah dan masuk ke banker tersebut, tapi sayangnya ruang di dalamnya sudah ditimbun dengan  tanah, ditutup. menurut cerita dari pemandu, tempat itu merupakan tempat yang biasa digunakan untuk penyimpana dan transaksi jual beli pada masa penjajahan dahulu. selain banker, kita juga diantar ke sungai yang dulu dimanfaatkan untuk jalur pengiriman,dan tempat lainnya. selain jalan-jalan, juga diperlihatkan bagaimana membatik itu, ada peserta yang mencoba langsung membatik sendiri.
rute setelah kampung batik adalah Balekambang, salah satu taman di solo. disana sudah disiapkan sebuah tempat dan makan oleh panitia.dan acara ditutup dengan lagu keroncong yang merdu mendayu-dayu.
dibalek layar kepalaku :
baru kali ini menjadi salah satu bagian dari kepanitiaan sebuah acara yang bisa dibilang lumayan besar dengan persiapan yang santai dan acara pun dapat berlangsung santai, mengikuti arus. padahal kegiatan yang selama ini ku ikuti pasti memerlukan persiapan yang matang,konsep yang jelas, rapat…rapat..rapat…dan rapat. sempat terlintas dikepalaku, “kalau setiap ketemu rapat, nyantai sekali, dan kadang ngobrol ngalor ngidul….. bagaimana acaranya nanti???? bisa berjalan dengan baik ga ya…dengan konsep yang masih begini begitu??” dan ternyata….acarapun berlangsung dengan lancar dan santai.. salut buat teman-teman bengawan.
Advertisements

3 thoughts on “sharing online lan offline “santai…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s