wisuda WAH wisuda

photo by : muhdhito.wordpress.com

photo by : muhdhito.wordpress.com

wisuda… sebuah pengukuhan setelah menyelesaikan pendidikan. Dulu, semester awal di kampus…setiap melihat prosesi wisuda perasaan wah….kagum…pengen (pasti) itu selalu muncul, selalu ngebayangin andai aku wisuda. Betapa bahagianya aku saat itu. Selalu nyengar-nyengir sendiri setiap kakak-kakak tingkat yang telah diwisuda. bayangin bahagia dan bangganya bisa pakai toga didampingi kedua orang tua. Setiap ada temen kos yang wisuda, selalu ingin datang ke kampus menjemput si mbak-mbak  yang wisuda, melihat kebahagiaan mereka, akupun ikut senang dan selalu membayangkan berada diposisi mereka.

Tapi…. bulan desember 2011 kemaren, saat aku berada diposisi wisudawati, tidak kudapatkan perasaan yang selalu kubayangkan itu, yang ada capek dan pusing karena uang tabungan terkuras untuk menyelesaikan urusan wisuda. saat itu kucari-cari, mana perasaan yang selalu kubayangkan itu, mana perasaan bangga dan bahagia itu, mana. Jika kutelusuri sebab dari hilangnya perasaan WAH itu, dikarenakan masa tunggu dari aku dinyatakan lulus hingga wisuda sangat lama. Dinyatakan lulus pada bulan Februari 2011 tapi wisuda bulan Desember 2011, kemungkinan besar, perasaan WAH itu terbang dibawa hari-hari yang berlalu, dan masa menunggu 10 bulan itu kuisi dengan bekerja dan bekerja, sudah tidak ada perasaan ingin ikut wisuda lagi saat itu, malah yang ada.. *kalau tidak ikut wisuda saja gimana*.. mungkin kalau bukan karena orang tua, saat itu kupilih untuk tidak mengikuti prosesi wisuda yang ribet, panas, dan menghabiskan banyak biaya.

Yang terpikirkan olehku saat itu ya.., melihat orang tua tersenyum melihat anaknya wisuda. dan sekaligus jadi ajang ngumpul dengan teman-teman kuliah.

Bulan Juli 2012 tepat di hari ulang tahunku, aku berada di situasi wisuda lagi, untuk kedua kalinya kuikuti prosesi wisuda, wisuda untuk mendapatkan sebuah sertifikat pengakuan untuk mengajar, wisuda tanpa didampingi orang tua ataupun salah satu dari anggota keluarga, tapi dengan didampingi satu teman sekaligus adek (nemu gedhe), dan sekali lagi tidak ku rasakan perasaan WAH itu. sudah berangkat terlambat, motoranpun tidak terlalu ngebut walau jam sudah terlambat. Dalam prosesi wisuda itupun aku biasa saja. Dimana perasaan WAH yang selalu ku bayangkan dulu setiap melihat teman wisuda, dimana???????

Dan kemaren,hari sabtu tanggal 22 september 2012. Sekali lagi aku berada di suasana wisuda lagi, wisuda teman-teman dekatku. Kulihat di wajah mereka, bahagia yang tak terkira, kalau dengan kata pasti yang keluar kata… AKHIRNYAAAA……

Berbahagialah yang merasakan perasaan WAH saat WISUDA…

Advertisements

2 thoughts on “wisuda WAH wisuda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s