dolanan | permainan jaman masih kecil

Berawal dari perbincangan ringan tentang hobi, kebiasaan, pasangan, bahkan hamil. Entah awalnya apa tapi tiba-tiba ada sebuah topik perbincangan yang membuat kita seperti kembali ke masa masih anak-anak.

permainan jaman dulu, dari 3 orang yang berasal dari daerah yang berbeda tetapi masih dalam satu provinsi Jawa Tengah. satu persatu bercerita tentang permainan jaman masih anak-anak. mungkin kisaran 17-20 tahun yang lalu. permainan yang disebutkan diantaranya :

Go-back-so-door

permainan 2 tim, tanpa batas maximal ataupun minimal tiap tim karena jumlah orang mempengaruhi besar arena permainan. tempatnya harus lahan luas dengan garis-garis membentuk segi empat, yang kalah yang jaga, jaga garis supaya lawan tidak bisa lari menuju garis selanjutnya. Pemain akan mendapatkan point jika dia bisa melewati penjaga garis paling belakang dan bisa kembali lagi ke depan.

jelungan / delik’an

kebunninasdotwordpressdotcom

kebunninasdotwordpressdotcom

ada 2 cara (yang saya tahu),  yang pertama : beberapa pemain diambil 1 orang yang jaga tempat, yang jaga ditutup matanya sambil menghitung sampai angka yang ditentukan. pemain yang lain sembunyi di wilayah tempat yang sudah disepakati. sampai hitungan selesai, si penjaga mencari temannya sampai semua ditemukan, yang akan jaga selanjutnya yaitu teman yang pertama kali ditemukan. yang kedua : Dari beberapa pemain dipilih satu yang jaga tempat. Tempatnya berupa lingkaran yang ditengahnya diberi tumpukan genting yang disusun naik. Yang jaga menutup mata sambil berhitung dan yang lain sembunyi. Perbedaan dengan yang pertama, si penjaga selain mencari temannya dia juga harus menjaga tumpukan genting, jika dia sudah menemukan beberapa teman tapi susunan genting dihancurkan teman yang lain maka teman yang sudah ditemukan bias sembunyi lagi dan yang jaga harus merapikan susunan genting dan kembali mencari temannya lagi.

Dakon

istanaidedotblogspotdotcom

istanaidedotblogspotdotcom

Sebelum keluar tempat permainan dakon, dahulu permainan ini dilakukkan dengan melubangi tanah. Ini merupakan cara yang paling murah tapi sedikit perjuangan sebelum bermain. Selain dakonnya, siapkan juga biji, biji ini pun bisa berbeda-beda, dapat menggunakan biji yang dijual bersama dengan tempatnya dakon, dapat mennggunakan biji asam, biji sawo, batu, atau biji apapun yang ukurannya tidak jauh berbeda. Saat memulai permainan ini, semua lubang diisi terlebih dahulu dengan biji sebanyak 6 biji kecuali lumbung (lubang yang dibuat lebih besar dari yang lain dan berada di paling ujung deretan lubang). Permainan dilakukan dengan menjalankan biji-biji tersebut, setiap lubang yang dilewati diberikan satu biji kecuali lumbung lawan. Jika biji terakhir jatuh kelubang yang masih terisi maka biji diambil dan terus dijalankan, jika biji masuk ke lumbung dapat melanjutkan dengan mengambil dari lubang lain yang masih di wilayah sendiri, tetapi jika biji terakhir masuk ke lubang yang kosong maka pemain berganti. Pemenang dalam permainan ini adalah yang lumbungnya terisi biji lebih banyak.

benthik

wasinadotblogspotdotcom

wasinadotblogspotdotcom

nah… ini saya bingung menjelaskannya 😀 . permainan ini menggunakan kayu. Salah satu pendek satunya lebih panjang. Pendek adalah kayu yang akan dipukul, dan panjang adalah pemukulnya. Dan satu buah lubang. Permainannya adalah yang kecil di letakkan ke lubang dengan dipukul menggunakan yang panjang. Nilai yang paling besar adalah yang memukulkan paling jauh dan tidak tertangkap oleh lawan. Cara menghitung pointnya adalah menggunakan kayu yang panjang ditarik lurus menuju lubang.

nekeran / kelereng

nekerandotblogspotdotcom

nekerandotblogspotdotcom

aturannya kkurang paham sih, tapi setahu saya ada dua macam. Yang pertama dengan satu lingkarang yang di dalamnya diberi beberapa kelereng (jumlahnya kelipatan dari pemain), kelereng yang bisa dikeluarkan dari lingkarang menggunakan kelereng yang dibawa pemain adalah miliknya. Cara kedua dengan cara membuat lubang, kelereng dimasukkan ke lubang setelah itu mengenai kelereng lawan.

Advertisements

5 thoughts on “dolanan | permainan jaman masih kecil

  1. benthik, permainan yg belum pernah saya mainkan waktu kecil. blas, nenaku ra ono disik.
    ada lagi: umbul (pake kartu bergambar macem2), karet gelang (permainannya macem2, lupa), thong muk (pake kaleng bekas dan batu), satu lagi yg pake bola tenis dan pecahan genteng itu (lupa namanya apa).

    salah satu mainan yg dari dulu sampai sekarang masih dimainkan anak-anak adalah layang-layang, lainnya banyak yg sudah tidak “relevan” dg jaman sekarang 😀

  2. Benthik kalo di tempat saya (Jayapura) dibilangnya kayu katrik 😀
    Ah, permainan dulu itu murah meriah dan selalu bikin ketagiahn dan buat kreatif.
    Kalo anak jaman sekarang sih mainannya serba mewah 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s