Telaga Madirda, Tahura, candi sukuh dan SENJA

 Beberapa minggu yang lalu, tepatnya hari minggu dan saya lupa tanggal berapa itu, saya dan yang memboncengkan saya melakukan perjalanan. berawal dari saya yang ingin sekali liburan karena keruwetan kerjaan dan beberapa hal lain yang membutekkan pikiran, akhirnya terjadilan perjalanan ini.

Tujuan awal hanya ke arah karanganyar, karena bingung tempat mana yang akan kita tuju tiba-tiba ingat dulu pernah mencari informasi mengenai Telaga Madirda yang ada di dusun Tlogo, desa Berjo, kecamatan Ngargoyoso Karanganyar, dan kita putuskan itulah tujuan utama perjalanan kita.

Perjalanan dimulai dari Sukoharjo -> Solo -> Bekonang -> Karanganyar.  Diperjalanan salah satu dari kita belum ada yang mengetahui dimana letak Telaga Madirda tetapi yang kita tahu kita sudah memasuki wilayah desa Berjo. Karena tidak ada satupun papan yang menunjukkan dimana letak Telaga Madirda akhirnya kita ikuti papan yang mengarah ke air terjun Jumog tetapi sesampainya di pintu masuk Jumog kita kurungkan niat untuk masuk dan kita putar balik bertanya pada penduduk sekitar tentang lokasi Telaga Madirda.

Lokasi Telaga Madirda tidak jauh dari lokasi air terjun Jumog, hanya dengan mengikuti jalan yang mengarah ke atas dan percabangan jalan pertama belok kiri akhirnya kita temukan papan penunjuk menuju Telaga Madirda. Beberapa menit perjalanan naik, ketemu juga Telaga madirdo. Sebuah telaga yang tidak begitu besar tetapi tenang dan tidak begitu ramai pengunjung.  Pemandangan hijau nan segar mengelilingi telaga, suara-suara hewan di sekeliling telaga masih terdengar, benar-benar terasa alam yang belum tercampuri keriuhan kota. Telaga Madirda seakan menjadi telaga yang tersembunyi di tengah bukit. Menurut cerita telaga ini masih sering digunakan untuk ibadah orang Hindu dan ada cerita jaman dahulu yang menyelimuti telaga ini tapi saya sendiri belum paham itu 🙂

Saat kita sadari sudah beberapa saat kita duduk di rerumputan telaga akhirnya kita putuskan untuk melanjutkan perjalanan karena hari juga masih siang. Keluar dari wilayah dusun Tlogo, motor kembali dipacu setelah beberapa kali berunding diperjalanan tentang tujuan kita akhirnya kita menuju ke tempat wisata TAHURA (taman hutan raya), menuju ke tahura hanya dengan mengikuti papan petunjuk disepanjang jalan, sempat kita sedikit tersesat tetapi akhirnya kembali ke jalan sebelumnya.

Masuk TAHURA kita harus membayar tiket perorang dan permotor. Memasuki wilayah Tahura, pemandangan yang sama HIJAU dan alami. Beberapa saat di dalam tahura kita tidak melakukan perjalanan jalan kaki, *seingat saya hanya untuk sholat di mushola depan kantor tahura dan selanjutnya kita lanjutkan keluar tahura 😀

Dengan kita sadari, saat menuju ke Tahura kita melewati satu candi yaitu Candi Sukuh. tapi sayang kita hanya lewat saja. Hari masih terang, keinginan untuk pulang juga belum ada, akhirnya kita lanjutkan perjalanan naik lagi, dan sampailah kita di daerah Tawangmangu, bukan untuk menuju ke air terjunnya ataupun keindangan di atas tetapi satu tujuan kita, MAKAN.  Mondar mandir daerah tawangmangu dan kita putuskan makan di terminal tawangmangu. Makan habis, haripun sudah sangat sore kita lanjutkan perjalanan pulang. melewati jalan yang menuju Bekonang. dan…….. SENJA TETEP SAJA INDAH. 🙂

Dan sampai dirumah masing-masing. happy holiday. ^_^

Advertisements

11 thoughts on “Telaga Madirda, Tahura, candi sukuh dan SENJA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s