Tegukan kopi

Perjalananku diawali dengan segelas kopi penuh rasa. Teguk demi teguk rasa itu kunikmati, dan memang seharusnya aku nikmati.

tegukan kopi pertama, awal mulai perjalanan rasa, rasa ingin tahu / penasaran berkecamuk dalam dada. rasa dimana aku ingin lebih dan lebih mengenalnya, mengenal rasa selanjutnya. tegukan pertama ini tak pernah ingin kulewatkan nikmatnya, juga tak pernah terfikirkan olehku rasa apalagi yang akan ku rasakan selanjutnya, entah bahagia, entah sedih, entah tangisan, atapun tawa canda.

tegukan kopi kedua, mulai kurasakan manis, terasa seakan teguk demi teguk selanjutnya akan lebih manis lagi. tegukan kali ini kebahagian yang aku rasakan, tegukan penuh senyuman. Kebahagiaan dalam menikmati kehidupan dan semangat yang begitu membara menemaniku dalam perjalanan. tersenyum, tertawa aku dibuatnya. seakan aku dibisikkan cerita-cerita lucu dalam telingaku dan akupun tertawa riang. semangat yang begitu membara dalam melanjutkan kehidupanku, semangat dalam menjalani perjalananku, semangat mengisi kehidupanku dengan kesuksesan-kesuksesanku selanjutnya. Bagaikan melihat kedua orang tuaku tersenyum lebar depanku, melihat apa yang aku dapatkan dan beliau bangga.

Continue reading

Advertisements